Cairan Ban Anti Bocor Malah Membuat Bocor? Kok Bisa!

Cairan Ban Anti Bocor Malah Membuat Bocor? Kok Bisa!

Cairan ban anti bocor memang diakui banyak memberikan dampak positif bagi pengguna kendaraan. Dengan mengaplikasikan cairan ini, cukup membantu pengendara tidak khawatir lagi saat berkendara jauh dari bahaya kebocoran ban. Namun perlu diketahui, cairan ban anti bocor juga berdampak negatif.
Seperti yang disampaikan Hasad, staff Toko Ban BSD RIMS CENTER yang berlokasi di Jl. Letnan Sutopo, Sektor 1.2 BSD City, Serpong, Tanggerang Selatan, Banten. Bahwa ada baiknya kenali dulu produknya sebelum menggunakannya.
“Ada beberapa kelemahan apabila ban kita diisi cairan ban anti bocor, yang pertama adalah ban tersebut tidak bisa di spooring dan balancing,” tuturnya.
Lebih lanjut Hfid menjelaskan kenapa tidak bisa di-spooring atau balancing. Karena, cairan tersebut berputar terus mengikuti putaran ban, sehingga mekanik sulit menentukan bannya sudah balance atau belum.
Selain itu, ternyata cairan ban juga bisa dengan mudah merusak pentil ban. Akibatnya, ban yang berisi cairan anti bocor malah membuat bocor dari dalam. “Di bengkel kami sudah banyak kejadian ban bocor karena pentilnya rusak terkena cairan tersebut. Makanya banyak yang kembali mengosongkan cairan anti bocor pada bannya,” tegas Hasad.
Cairan ban anti bocor juga, tambah Hasad, jika sudah lama bisa membuat pentil ban menjadi tersumbat juga mengeras. Sehingga akan sulit ketika ingin mengisi angin ban, dan mekanik harus melepas pentilnya dulu.
Cairan Ban Anti Bocor Malah Membuat Bocor? Kok Bisa! Cairan Ban Anti Bocor Malah Membuat Bocor? Kok Bisa! Reviewed by buyazen on 21.07 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.